14 JAM BELAJAR

Dengan dukungan buku, dan mantan baby sitter international, Yayasan Pelita Kencana bisa memberikan yang terbaik kepada pelanggan. Ini salah satu kegiatan di kantor pusat kami di daerah Cipayung Jakarta Timur.

YPK CIPUTAT

Ini adalah wajah-wajah dari sebahagian peserta didik kami yang berasal dari YPK cabang Ciputat. Adakah diantara mereka yang saat ini bekerja untuk Anda ?.

UJIAN NEGARA SETIAP CABANG

Peserta didik kami, adalah siswi YPK dari seluruh cabang-cabang kami di Jakarta.

PETUGAS DEPNAKER

Seorang guru dari departemen tenaga Kerja RI, sedang memberikan mata kuliah untuk baby sitter kami, tentang peraturan ketenagakerjaan RI. Hal ini akan menanamkan pengertian, kalau baby sitter adalah tenaga kerja yang terdaftar, bukan sebagai bagian dari pekerja kekeluargaan.

KERAPIAN

Kami mendidik baby sitter kami supaya rapi, dan bersih. Ini menunjukan komitmen kami, untuk bisa melayani kalangan keluarga menengah atas dengan baik. Buktinya, saat ini, jasa kami banyak digunakan oleh ekspatriat di Jakarta dan sekitarnya.

Tampilkan postingan dengan label Autis dan Hyper. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Autis dan Hyper. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Oktober 2011

Bagaimana mengatasi autisme ?

Tidak ada obat untuk autisme, tetapi dokter, terapis, dan guru khusus dapat membantu anak-anak dengan autisme,  menyesuaikan dengan banyak kesulitan. Sedari dini mulai pengobatan untuk autisme, lebih baik.
Tiap anak-anak berbeda dalam membutuhkan  jenis bantuan, tetapi belajar bagaimana berkomunikasi selalu merupakan langkah penting pertama. Bahasa bisa sulit bagi anak-anak dengan autisme untuk belajar.Kebanyakan anak autis memahami kata-kata yang lebih baik dengan melihat, jadi terapis mengajar mereka cara untuk berkomunikasi dengan menunjuk atau menggunakan gambar atau bahasa isyarat. Itu membuat belajar hal-hal lain lebih mudah, dan akhirnya, banyak anak dengan autis belajar bicara.
Terapis juga membantu anak belajar keterampilan sosial, seperti cara menyapa orang, menunggu giliran, dan ikuti petunjuk. Beberapa anak membutuhkan bantuan khusus dengan keterampilan hidup (seperti menggosok gigi atau membuat tempat tidur). Lainnya lagi mengalami kesulitan duduk diam atau mengendalikan emosi mereka dan membutuhkan terapi untuk membantu mereka mengendalikan perilaku mereka. Beberapa anak mengambil obat untuk membantu suasana hati mereka dan perilaku, tetapi tidak ada obat yang akan membuat autisme anak itu pergi.
Siswa dengan autisme ringan kadang-kadang bisa pergi ke sekolah reguler.Tapi kebanyakan anak-anak dengan autisme perlu lebih tenang, lingkungan lebih rapi. Mereka juga perlu dilatih guru untuk memahami masalah yang mereka miliki dengan berkomunikasi dan belajar. Mereka dapat belajar di rumah atau di kelas khusus di sekolah umum atau swasta.
Hidup Dengan Autisme
Beberapa anak dengan autisme ringan akan tumbuh dan bisa hidup sendiri.Mereka yang memiliki masalah yang lebih serius akan selalu memerlukan beberapa jenis bantuan. Tapi semua anak-anak dengan autis memiliki masa depan cerah ketika mereka memiliki dukungan dan pemahaman dari dokter, guru, pengasuh, orang tua, saudara, saudara, dan teman-teman




Pendidikan anak autis


Sama seperti anak normal pada umumnya, anak autis juga memiliki hak untuk mendapatkan pndidikan yang layak baginya. Sebaiknya jangan membedakan antara anak autis dengan anak pada normalnya. Sebab hal tersebut mempengaruhi kepercayaan diri akan dirinya sendiri. Berikan semangat dan kasih sayang layaknya anak pada normalnya. Jangan sampai memandang anak autis dengan sebelah mata. Sebab banyak juga anak autis yang mendapatkan penghargaan atau kemampuan yang lebih darinya.
Cara yang paling efektif dalam membantu anak autis adalah dengan menyediakan bentuk layanan pendidikan yang memadai dan disesuaikan dengan karakteristik individu. Anak autis membutuhkan penanganan pendidikan secara khusus karena keterbatasannya. Fakta yang ada memperlihatkan bahwa anak autis dengan karakteristik autisme berat tidak mampu ikut serta dalam sekolah khusus formal sehingga memerlukan suatu metode pendidikan alternatif. Program sekolah di rumah (Homeschooling Program) dapat dijadikan pendidikan alternatif yang dapat membantu anak autis dalam belajar. Tenaga pendidik dalam Homeschooling dapat memaksimalkan perhatiannya kepada apa yang menjadi kebutuhan anak didiknya dibandingkan dengan program pendidikan lainnya.
Autisme adalah suatu keadaan dimana seseorang sejak lahir atau balita mengalami cacat pada perkembangan psikis dan syarafnya. Seorang anak autis tidak bisa membentuk hubungan sosialisasi dan komunikasi yang normal dengan lingkungannya. Pemeriksaan apakah seorang anak mengalami autis sebaiknya dilakukan sejak dini. Hal ini secara umum bisa dilihat dari gejalanya, yaitu mengalami gangguan kualitatif dalam interaksi sosial, komunikasi, dan juga adanya suatu pola yang dipertahankan dan diulang-ulang dalam perilaku, minat serta kegiatan. Seorang anak autis juga memiliki cara yang khas dalam visual thinking, processing problems, sensory sensitivities, communication frustrations, social and emotional issues, problem of control, problem of tolerance dan problem of connection. Penyebab seseorang menderita autis antara lain disebabkan genetik, makanan, radiasi pada bayi, kandungan zat-zat tertentu dan televisi. Seorang anak autis mempunyai beberapa gaya tersendiri dalam mencerna suatu informasi. Ada yang cenderung menghafalkan informasi apa adanya, ada pula dengan gaya “visual” yang lebih bisa mencerna suatu informasi melalui gambar dan tayangan televisi. Layanan pendidikan anak autis mempunyai bentuk yang khusus yaitu meliputi layanan pendidikan awal yang terdiri dari program intervensi dini dan terapi penunjang serta layanan pendidikan lanjutan yang terdiri kelas transisi, persiapan dan lanjutan lainnya.

Sumber : http://tipsku.info/pendidikan-anak-autis/

Bagikan

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More